Wed. Sep 28th, 2022

Berita terbaru adalah bahwa Apple akan menampilkan iPhone dan iPad yang dapat dilipat dengan teknologi “E-Ink” di layar sekunder. Tapi apa itu teknologi e-ink?

iPhone dan iPad adalah dua produk gadget terlaris Apple. Sementara iPhone lebih umum digunakan untuk mendukung aktivitas pembuat konten, iPad biasanya digunakan untuk mendukung aktivitas hiburan, pembelajaran, permainan, dan produktivitas kerja.

Meski Apple menghadirkan perubahan dan fitur baru pada lini iPhone dan iPad terbaru setiap tahunnya, bisa dikatakan Apple masih tertinggal dari para pesaingnya hingga saat ini. Sementara Samsung, Huawei, Xiaomi dan OPPO membuat ponsel layar lipat, Apple masih mengandalkan desain ponsel dan tablet tradisional.

Namun untungnya beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar bahwa Apple sedang mengembangkan ponsel dan tablet dengan layar lipat. Tetapi pada tanggal rilis, sepertinya kita harus menunggu beberapa tahun lagi.

Meskipun rumor tentang layar lipat Apple masih cukup rendah (rumor sebelumnya mengatakan bahwa Apple telah bekerja sama dengan LG untuk membuat layar OLED untuk layar lipat), ada berita tentang layar lipat Apple baru-baru ini. Pesan ini datang dari Ming-Chi Kuo, yang dapat Anda lihat di tweet di bawah ini.

Apple sedang menguji Electronic Paper Display (EPD) E Ink untuk penutup perangkat yang dapat dilipat di masa depan dan aplikasi seperti tablet. EPD warna berpotensi menjadi solusi utama untuk penutup/layar kedua yang harus dimiliki perangkat lipat berkat penghematan energinya yang luar biasa.
- (Ming-Chi Kuo) (@mingchikuo) 17 Mei 2022

Dalam tweetnya di atas, Kuo memaparkan beberapa kemungkinan rencana Apple. Menurut Kuo, Apple saat ini sedang menguji teknologi E Ink untuk perangkat layar lipat masa depannya. Apple dikabarkan fokus pada Electronic Paper Display (EPD) berwarna yang menawarkan performa maksimal tanpa mengorbankan masa pakai baterai.

Tidak seperti perangkat layar tradisional seperti LED dan TN, perangkat yang menggunakan teknologi e-ink lebih mengandalkan bahan kimia yang lebih dingin. Layar e-ink terdiri dari film tipis pada jutaan kapsul kecil yang diisi dengan pigmen tertentu (pada layar abu-abu, pigmen ini berwarna hitam dan putih).

Lihat juga
Aksen ala “kotak-kotak”, mari kita lihat desain tablet Realme Pad X yang akan dirilis pada 24 Mei 2022
Dalam topik tren

Inilah sebabnya mengapa perangkat dengan layar E Ink memiliki masa pakai baterai yang lama. Tidak seperti layar LED yang selalu menggunakan lampu berwarna, layar E Ink hanya menggunakan daya saat pengaturan warna pada layar perlu diubah. Layar e-ink hampir tidak menggunakan daya meskipun pengguna hanya melihat/membaca kata-kata di layar.

Sementara itu, belum jelas perangkat mana yang akan memasang teknologi e-ink. Akankah iPhone, iPad, atau keduanya menggunakan teknologi e-ink?

Di sisi lain, diperkirakan kita tidak akan dapat melihat jajaran iPhone dan iPad yang dapat dilipat setidaknya hingga tahun 2025. Karena masih tahun 2022, rumor yang beredar saat ini masih bersifat ‘abu-abu’ alias akurasi tidak dapat dipastikan.

Lagi pula, Apple bisa membatalkan proyek / mengubah arah yang mereka tuju. Diprediksi juga berbagai teknologi baru akan terus bermunculan. Jadi masih ada kemungkinan Apple akan memilih alternatif teknologi lain untuk perangkat layar lipatnya (menggantikan teknologi e-ink untuk perangkat layar lipatnya).

Sumber :

By denami